
Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memaparkan capaian penyelenggaraan pemerintahan sepanjang tahun 2025 sebagai bentuk keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat. Paparan tersebut disampaikan dalam kegiatan rilis capaian kinerja Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo, yang digelar di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (31/12/2025).
Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan rilis penyelenggaraan pemerintahan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan wewenang Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat di daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2018.
“Pelaksanaan ini mencakup fungsi koordinasi, pengawasan, serta pelaporan penyelenggaraan urusan pemerintahan di daerah,” ujarnya.
Melalui forum tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan gambaran umum capaian kinerja tahun 2025 yang meliputi aspek pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, serta sinerginya dengan sektor pertahanan dan keamanan, stabilitas ekonomi, dan kondisi makro daerah.
Rilis capaian ini sekaligus menegaskan komitmen Pemprov Kalteng dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik, serta menjadi sarana komunikasi strategis antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami berharap, melalui penyampaian rilis ini, masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang mengenai penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Kalimantan Tengah sepanjang tahun 2025, serta arah kebijakan ke depan dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional,” lanjut Leonard.
Sejak awal masa kepemimpinan, Gubernur Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo mampu menyelaraskan kebijakan dan program strategis daerah dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran memaparkan sejumlah program strategis yang telah dijalankan, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta penguatan sektor pendidikan melalui penyediaan 874 set panel surya, digitalisasi 422 sekolah, pengadaan 4.339 papan tulis interaktif, dan penyaluran 321 unit Starlink ke wilayah 3T untuk membuka daerah blank spot. Program Kuliah Gratis Huma Betang Satu Rumah Satu Sarjana juga terus diperluas aksesnya.
Di sektor perekonomian daerah, telah terbentuk 1.542 Koperasi Merah Putih, pelaksanaan pasar murah di 1.432 desa, penciptaan 250 miliarder baru melalui pelatihan gratis UMKM dan IKM, serta pelaksanaan Huma Betang Night sebagai penggerak ekonomi dan budaya daerah.
Dari sisi stabilitas ekonomi, sepanjang Februari hingga November 2025 inflasi Kalimantan Tengah tercatat rata-rata 0,23 persen secara month to month dan 1,70 persen secara year on year, mencerminkan kondisi ekonomi yang terkendali. Dalam tiga triwulan terakhir hingga November 2025, pertumbuhan ekonomi daerah meningkat dari 4,04 persen menjadi 5,36 persen, menunjukkan ketangguhan ekonomi daerah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kebijakan strategis, termasuk mendorong perusahaan menggunakan pelat nomor KH, mengisi BBM di wilayah Kalimantan Tengah, serta menyalurkan tanggung jawab sosial perusahaan.
Dalam mendukung ketahanan pangan nasional, Kalimantan Tengah mencatat capaian 53,31 persen dari target nasional cetak sawah seluas 225 ribu hektare. Pada tahun 2025, ditargetkan pembukaan 85.740 hektare lahan sawah baru, serta penyaluran 1.308 unit alat dan mesin pertanian. Di sektor perikanan, dilakukan restocking 177.500 ekor bibit dan benih ikan di berbagai perairan desa.
Program Shrimp Estate Berkah Kalteng juga mencatat produksi udang vaname sebesar 349,157 ton dari 72 kolam tambak seluas 40 hektare sepanjang Februari–November 2025.
Pembangunan infrastruktur terus digenjot, di antaranya peningkatan ruas strategis Jalan Bukit Liti–Bawan, Palangka Raya–Kuala Kurun, Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit, hingga Simpang Pundu–Tumbang Samba. Kondisi jalan provinsi mantap mencapai 87,33 persen, sementara jalan nasional mantap 82,30 persen. Akses listrik telah menjangkau 98,73 persen desa dan kelurahan, serta 50 desa memperoleh akses internet baru.
Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pemangku kepentingan. “Alhamdulillah, hampir setahun kepemimpinan saya selaku Gubernur bersama Bapak Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, terhitung sejak 20 Februari hingga 31 Desember 2025 telah kita lalui dengan baik meski tahun 2025 penuh dinamika, khususnya adanya efisiensi anggaran dari Rp10,5 triliun menjadi Rp8,35 triliun. Namun berbagai capaian kinerja positif mampu diraih, buah kerja keras dan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Gubernur.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada DPRD, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, akademisi, perbankan, dunia usaha, serta seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.
Gubernur dan Wakil Gubernur menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan komunikasi, sinergi, dan kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan hingga ke wilayah pedalaman.
Sepanjang tahun 2025, Pemprov Kalteng juga meraih berbagai penghargaan nasional, di antaranya Pemimpin Daerah Award 2025, CNN Indonesia Awards 2025, Sutami Award 2025, TPID Award 2025, hingga Predikat Informatif Anugerah Keterbukaan Informasi Publik untuk keempat kalinya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dari Kapolda dan Gubernur Kalimantan Tengah kepada 17 anggota Polres Lamandau, serta apresiasi kepada media LPP TVRI Kalteng, LPP RRI Palangka Raya, LKBN Antara Kalteng, Kalteng Pos, dan Tabengan. //


Tidak ada komentar