Program 1.000 Huntap Sumut Dimulai, Tapsel Jadi Daerah Pertama Rampungkan Tahap Awal

Redaksi
27 Mar 2026 14:40
3 menit membaca

Sipirok Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, memberikan apresiasi atas kinerja Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, dalam percepatan penanganan pascabencana, khususnya pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Batangtoru.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Menteri PKP meresmikan sekaligus menyerahkan kunci tahap pertama sebanyak 120 unit hunian tetap kepada masyarakat korban banjir bandang di Dusun Taman Sari, Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Jumat (27/3/2026).

Ia menilai Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi daerah tercepat dalam merealisasikan pembangunan huntap dibandingkan wilayah lain di Sumatera Utara.
“Pembangunan huntap dimulai secara bersamaan di empat wilayah, namun Tapanuli Selatan menjadi yang pertama menyelesaikannya.

Ini menunjukkan komitmen dan kerja nyata pemerintah daerah dalam melayani masyarakat,” ujar Menteri PKP.
Secara keseluruhan, pembangunan hunian tetap bagi korban banjir bandang di daerah aliran Sungai Batangtoru ditargetkan sebanyak 227 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 120 unit telah selesai dibangun dan dinyatakan layak huni, serta langsung diresmikan untuk ditempati oleh masyarakat penerima manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri PKP turut didampingi oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, beserta jajaran terkait. Kehadiran kedua menteri ini menegaskan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan pemulihan pascabencana.

Pembangunan huntap di Batangtoru dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, yang berperan aktif dalam proses pembangunan.

Hunian tersebut dibangun di atas lahan milik PTPN IV Regional I Batangtoru, serta dilengkapi dengan bantuan perabotan rumah tangga bagi warga penerima. Dalam konteks pembangunan huntap di seluruh Sumatera Utara yang mencapai lebih dari 1.000 unit, Kabupaten Tapanuli Selatan tercatat sebagai daerah dengan progres tercepat. Keberhasilan ini menjadi indikator efektivitas koordinasi dan keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti program pemerintah pusat.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tapanuli Selatan atas kinerja yang cepat dan masif. Ini menjadi contoh baik bagi daerah lain dalam percepatan pembangunan huntap,” tegas Menteri PKP.

Sebagai informasi, peletakan batu pertama pembangunan huntap di wilayah Sumatera Utara telah dilakukan secara serentak pada 20 Desember 2025 di empat lokasi, yaitu Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Sibolga. Meskipun dimulai pada waktu yang sama, Tapanuli Selatan berhasil menjadi daerah pertama yang menuntaskan tahap awal pembangunan.

Selain itu, lokasi pembangunan huntap di kawasan PTPN IV Regional I Batangtoru dinilai strategis karena memiliki akses yang cukup dekat dengan fasilitas umum. Jarak tempuh menuju pusat pasar sekitar 15 menit, sementara ke fasilitas layanan kesehatan seperti rumah sakit dapat dicapai dalam waktu sekitar 20 menit.

Pemerintah memastikan bahwa pembangunan tahap berikutnya akan segera dilaksanakan guna menuntaskan seluruh target hunian tetap, sehingga seluruh masyarakat terdampak dapat segera menempati rumah yang aman, layak, dan nyaman. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x