Edukasi Digital Jadi Fokus Densus 88 Kalteng Cegah Paham Kekerasan, Radikalisme dan Sadistis

Redaksi
24 Jan 2026 15:13
2 menit membaca

PALANGKA RAYA — Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Kalimantan Tengah (Kalteng) Densus 88 Anti Teror (AT) Polri melibatkan Komunitas Sepeda HASI Palangka Raya dalam kegiatan sosialisasi pencegahan paham kekerasan dan sadistis, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan berlangsung di Kedai Kopi A’long Space, Janah Jari, Kota Palangka Raya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme dan kekerasan yang dinilai semakin masif menyasar anak-anak dan generasi muda melalui ruang digital, termasuk media sosial dan permainan game online. Melalui pendekatan komunitas, Densus 88 berupaya memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan perlindungan anak.

Ketua Tim Pencegahan Satgaswil Kalteng Densus 88 AT, Ganjar Satrio, S.Sos., menekankan pentingnya kehadiran orang tua dalam tumbuh kembang anak, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia digital.

“Anak-anak perlu mendapat perhatian dari orang tua dan waktu yang berkualitas dari keluarga agar anak tidak dipeluk oleh paham negatif yang menyusup masuk melalui media sosial dan permainan game online,” ujarnya.

Ganjar menyampaikan, pengawasan terhadap aktivitas digital anak perlu dilakukan secara aktif dan berkelanjutan. Menurut dia, penggunaan gawai tanpa pendampingan dapat membuka peluang masuknya konten kekerasan dan paham radikal ke dalam kehidupan anak.

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama melindungi anak-anak dari paparan konten negatif. Jangan biarkan gadget menggantikan peran keluarga dalam mendidik anak,” tegasnya.

Selain peran keluarga, Ganjar menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam pencegahan. Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan indikasi penyebaran paham kekerasan dan radikalisme di lingkungan sekitar.

Komunitas Sepeda HASI Palangka Raya menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan menjadi mitra dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan kepada anggota komunitas serta lingkungan keluarga masing-masing.

Satgaswil Kalteng Densus 88 AT berencana melanjutkan program sosialisasi serupa dengan menjangkau lebih banyak elemen masyarakat. Ke depan, kegiatan edukasi akan menyasar sekolah, pesantren, serta organisasi kepemudaan di berbagai daerah di Kalimantan Tengah. //

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x