Pokir STS Dorong Pelatihan Digital Marketing bagi Pemuda Kota Bogor

Redaksi
17 Apr 2026 16:42
2 menit membaca

BOGOR — Pelatihan digital marketing digelar di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) El Rama Education Center, Kota Bogor, pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini merupakan usulan pokok pikiran Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso.

Program tersebut dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor sebagai bagian dari realisasi pokok pikiran yang telah diusulkan dalam perencanaan anggaran daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor, Adi Novan, S.STP, menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan merupakan bagian dari tugas dan kewenangan dinas dalam meningkatkan kompetensi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2026 terdapat 18 program keahlian yang dijalankan bekerja sama dengan Disnaker. Pelaksanaan pelatihan di LPK dipilih karena dinilai memiliki sarana dan prasarana yang lebih memadai untuk mendukung proses pembelajaran.

Perwakilan tim Sugeng Teguh Santoso, Albert Roffy Aryus, yang hadir dalam pembukaan kegiatan, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam mempersiapkan masyarakat, khususnya pemuda, agar memiliki kemampuan untuk bekerja maupun berwirausaha.

Secara terpisah, Sugeng Teguh Santoso menjelaskan bahwa sebagai anggota DPRD, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk mendorong peningkatan keterampilan masyarakat, terutama di bidang digital marketing yang saat ini berkembang pesat.

Menurutnya, melalui usulan pokok pikiran dalam anggaran, dirinya menginisiasi program pelatihan digital marketing yang ditujukan bagi masyarakat Kota Bogor, khususnya kalangan pemuda.

Ia berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan usaha.

Sugeng Teguh Santoso juga menyampaikan bahwa pelatihan ini didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor tahun 2026 dan menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Ia menambahkan, selama pelatihan berlangsung, peserta diharapkan mampu memahami serta mengaplikasikan strategi pemasaran digital sesuai dengan bidang usaha yang digeluti, termasuk dalam sektor perdagangan berbasis internet.

“Kami berharap para peserta mendapatkan pelatihan selama 15 hari ini, sehingga memiliki keterampilan dalam melakukan kegiatan pemasaran sesuai bidangnya dengan memanfaatkan sarana digital, sehingga produk dapat terpublikasi dengan baik kepada konsumen,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta dan akan berlangsung selama 15 hari. Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan pembelajaran intensif dari lembaga pelatihan kerja yang mencakup materi strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, pengelolaan konten, hingga praktik langsung untuk mendukung kesiapan kerja dan kewirausahaan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x