Sekolah Rakyat Terintegrasi Dibangun di Tumbang Tambirah, Tampung 1.050 Siswa

2 menit membaca

Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas memulai pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 54 di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, Kalimantan Tengah, Senin, 26 Januari 2026. Pembangunan sekolah permanen ini ditargetkan rampung pada Juni 2026 dan direncanakan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.

Sekolah Rakyat Terintegrasi tersebut merupakan kelanjutan dari Sekolah Rakyat Rintisan yang diluncurkan pada September 2025. Kabupaten Gunung Mas menjadi salah satu dari empat daerah di Kalimantan Tengah yang ditetapkan sebagai lokasi program Sekolah Rakyat oleh pemerintah pusat.

Pemerintah daerah menyebutkan, pembangunan Sekolah Rakyat sejalan dengan program prioritas Kabupaten Gunung Mas di bidang pendidikan, sekaligus mendukung kebijakan nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat kurang mampu. Sekolah ini dirancang menampung hingga 1.050 siswa dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga memiliki kewajiban menyiapkan proses rekrutmen peserta didik dan memastikan dukungan lintas perangkat daerah agar program berjalan sesuai target. Dukungan tersebut mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas juga mengajak masyarakat setempat untuk terlibat dalam pengawasan pembangunan sekolah agar fasilitas pendidikan yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalimantan Tengah menyatakan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan kebijakan strategis nasional yang bertujuan memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Program ini menempatkan pendidikan sebagai instrumen utama peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sekolah Rakyat tidak hanya difokuskan pada pembelajaran akademik, tetapi juga diarahkan menjadi pusat pengembangan karakter, kepemimpinan, keterampilan hidup, serta kewirausahaan sosial. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendorong lulusan untuk berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan pembangunan daerah.

Di Kalimantan Tengah, pembangunan Sekolah Rakyat dilaksanakan di empat wilayah, yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Gunung Mas. Seluruh proyek dilaksanakan dengan skema kontrak tahun jamak 2025–2026.

Acara peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Gunung Mas dihadiri unsur forum koordinasi pimpinan daerah, jajaran pemerintah daerah, perwakilan instansi vertikal, camat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. //

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x