
BOGOR – Sugeng Teguh Santoso (STS) kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bogor untuk masa bakti 2026–2031. Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor tersebut resmi dikukuhkan oleh Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin, dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Bogor yang berlangsung di Grha Solidaritas Candali, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Sabtu (1/8/2026).

Rakorda kali ini bukan hanya menjadi seremoni pengukuhan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi forum konsolidasi yang dirancang untuk memperkuat kesiapan organisasi menghadapi berbagai agenda politik, termasuk Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Menariknya, DPD PSI Kota Bogor menjadi DPD pertama di Jawa Barat yang berhasil menyelenggarakan Rakorda. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti kesiapan organisasi sekaligus komitmen membangun partai yang mandiri dan memiliki mesin politik yang siap bekerja hingga tingkat paling bawah.
Sebelum prosesi pelantikan dimulai, seluruh jajaran pengurus dari tingkat DPD, DPC hingga DPRt mengikuti sesi pembekalan. Kegiatan ini disiapkan untuk memperkuat kapasitas kepengurusan sekaligus menyamakan arah gerak seluruh struktur partai.

Pembekalan diawali oleh Ketua KPU Kota Bogor, Ferry B. Muslim, yang menyampaikan materi bertajuk “Pembekalan Pengurus Partai Politik: Membangun Organisasi yang Solid, Adaptif, dan Siap Memenangkan Pemilu.”
Selanjutnya, Ketua Bawaslu Kota Bogor, Herdiyatna, menjelaskan tugas dan kewenangan Bawaslu serta berbagai aturan yang harus dipahami partai politik dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.
Materi terakhir disampaikan Ketua Bidang Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PSI Kota Bogor, Ronald Gandha. Ia menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi sebagai fondasi utama dalam memenangkan kontestasi politik melalui konsolidasi yang berkesinambungan.
Selepas sesi pembekalan, acara berlanjut dengan penampilan tari tradisional, sambutan para tamu undangan, hingga prosesi pengukuhan pengurus DPD dan DPC PSI Kota Bogor.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPP PSI Bidang Advokasi dan Litigasi, Irfan Aghasar, Sekretaris DPW PSI Jawa Barat, Sendi Fardiansyah, serta jajaran pengurus PSI dari berbagai tingkatan.
Dalam pidatonya, STS mengingatkan bahwa membangun partai politik merupakan proses panjang yang tidak dapat dicapai secara instan. Menurutnya, setiap kader harus memiliki semangat belajar, bertumbuh, dan terus berproses bersama organisasi.
Ia mengungkapkan bahwa sejak dipercaya memimpin DPD PSI Kota Bogor pada 2019, fokus utamanya adalah memperkuat konsolidasi internal dan membangun struktur partai secara bertahap. Upaya tersebut kini membuahkan hasil dengan terbentuknya kepengurusan hingga seluruh kelurahan di Kota Bogor.
Menurut STS, keberhasilan organisasi hanya dapat diraih apabila seluruh kader bekerja secara bersama-sama, bukan mengandalkan satu tokoh saja.
«”Yang dibutuhkan PSI bukanlah superman, tetapi super team. PSI Kota Bogor tidak akan bisa berjalan hanya oleh satu orang, melainkan oleh seluruh kader yang ikut berpartisipasi membesarkan partai dari tingkat kota hingga ranting,” ujarnya.»
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan kader yang selama ini terus menjaga semangat gotong royong dalam membesarkan PSI Kota Bogor.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus atas dedikasi dan kerja kerasnya. Mari kita bersama-sama memperjuangkan PSI agar mampu memiliki satu fraksi di DPRD Kota Bogor,” katanya.
Selain menekankan pentingnya kerja kolektif, STS turut mengajak seluruh kader membangun kemandirian partai. Menurutnya, organisasi yang mandiri akan lebih leluasa menentukan arah perjuangan dan sikap politik tanpa bergantung kepada pihak lain.
Sementara itu, Sekretaris DPD PSI Kota Bogor, Albert Roffy Aryus atau Bro Al, menegaskan bahwa kekuatan partai bertumpu pada soliditas struktur organisasi.
Menurutnya, keberadaan kepengurusan hingga tingkat kelurahan menjadi syarat penting agar PSI benar-benar hadir di tengah masyarakat. Ia meyakini konsistensi kader dalam turun langsung ke akar rumput akan memperkuat kepercayaan publik terhadap partai.
Optimisme tersebut, lanjut Bro Al, sejalan dengan meningkatnya elektabilitas PSI secara nasional yang berdasarkan survei SMRC pada Juli 2026 telah mencapai 4,1 persen atau melampaui ambang batas parlemen.
Ia menilai momentum tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Dukungan terhadap Presiden Joko Widodo maupun rencana pencalonan Kaesang Pangarep akan memberikan dampak positif apabila diiringi kerja nyata seluruh kader di lapangan.
“Bagi kami, efek ekor jas hanya akan bermakna apabila seluruh struktur partai mampu hadir di tengah masyarakat dan menerjemahkan kebutuhan warga menjadi solusi yang nyata,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua DPP PSI Bidang Advokasi dan Litigasi, Irfan Aghasar, optimistis kepengurusan baru DPD PSI Kota Bogor mampu meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.
Menurutnya, rampungnya pembentukan kepengurusan hingga tingkat DPRt menjadi indikator bahwa fondasi organisasi PSI di Kota Bogor semakin kuat.
“Apalagi saat ini beliau bersama tim telah merampungkan kepengurusan PSI hingga tingkat DPRt atau kelurahan. Artinya fondasi PSI semakin kuat sehingga siap menghadapi tahun politik. Hari ini kita memiliki satu kursi di DPRD Kota Bogor, ke depan kami berharap bahkan optimistis PSI mampu membentuk satu fraksi di DPRD Kota Bogor,” ujar Irfan.
Menanggapi hal tersebut, STS menyatakan seluruh kader siap menjawab target yang diberikan DPP. Ia menegaskan, sesuai arahan Rakornas PSI, pembentukan struktur hingga tingkat kelurahan merupakan syarat utama membangun mesin politik yang efektif.
Saat ini, DPD PSI Kota Bogor telah menuntaskan pembentukan 68 kepengurusan DPRt yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Bogor.
“Seluruh kader di tingkat daerah siap bekerja sama dan bergotong royong untuk memenangkan partai,” tegasnya.
Tidak hanya membidik penambahan kursi di DPRD Kota Bogor, STS juga menargetkan perolehan kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat. Bahkan, PSI Kota Bogor mulai menyiapkan kader terbaiknya untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Bogor.
“Untuk mentransformasi nilai-nilai partai, kita harus mengambil posisi sebagai pimpinan eksekutif, baik sebagai Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Bogor. Kadernya sudah dipersiapkan oleh DPP,” pungkasnya.
Susunan Inti Pengurus DPD PSI Kota Bogor Periode 2026–2031
– Ketua: Sugeng Teguh Santoso
– Wakil Ketua: Donal, S.Si.
– Kepala Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK): Yapy Melianton Doroh
– Kepala Bidang Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu): Ronald Gandha
– Kepala Bidang Badan Saksi: Lisa Agustina
– Sekretaris: Albert Roffy Aryus
– Wakil Sekretaris I: Mikael Abraham Marco
– Wakil Sekretaris II: Rizky Annisa Felicia
– Bendahara: Eva Tri Murni
– Wakil Bendahara: Refhi Rahmawati


Tidak ada komentar