Aksi Kemanusiaan Kalteng untuk Sumatra, Dana Rp129 Juta dan Bantuan Logistik Disalurkan

Redaksi
13 Des 2025 05:01
2 menit membaca

Palangka Raya — Aliansi Masyarakat Kalimantan Tengah Peduli Pulau Sumatra menyerahkan hasil penggalangan dana kemanusiaan kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatra.

Aliansi yang terdiri dari 23 lembaga tersebut melibatkan unsur Cipayung Plus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), himpunan mahasiswa jurusan, himpunan mahasiswa daerah, serta organisasi mahasiswa asal Sumatra Utara. Kegiatan penggalangan dana berlangsung selama 5–9 Desember 2025.

Penggalangan dana dilakukan melalui aksi turun ke jalan di tiga titik utama, yakni Bundaran Burung, Bundaran Kecil, dan Lampu Merah TVRI, serta melalui donasi daring via media sosial.

Dari rangkaian kegiatan tersebut, aliansi berhasil menghimpun dana tunai sebesar Rp129.871.600. Selain itu, terkumpul pula sekitar 1.500 potong pakaian layak pakai serta 50 dus air mineral gelas. Seluruh bantuan dikumpulkan di Posko Aliansi yang berpusat di Sekretariat GMKI Cabang Palangka Raya.

Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan GMKI Cabang Palangka Raya, Yosafat Menteng E., menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini lahir dari empati mendalam masyarakat Kalimantan Tengah terhadap saudara-saudara di Pulau Sumatra yang tengah menghadapi bencana.

“Aksi ini adalah bentuk solidaritas masyarakat Kalimantan Tengah. Duka Sumatra adalah duka Kalteng. Kami berharap donasi yang terkumpul dapat meringankan beban saudara-saudari kita di sana,” ujar Yosafat pada Sabtu, (13/12/2025).

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada GMKI sebagai wadah aliansi.

“Ini bukan hanya tentang Sumatra, tetapi tentang Indonesia. Duka Sumatra adalah duka kita semua. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah yang telah ikut bersolidaritas. Warga bantu warga. Mari kita bersama-sama berdoa agar Bumi Sumatra segera pulih dan Bumi Tambun Bungai senantiasa diberkati,” lanjutnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Aliansi, Aal Arrahman, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam gerakan kemanusiaan tersebut.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai koordinator lapangan. Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat Kalteng. Gerakan ini menjadi besar karena kita bergerak bersama,” ungkap Aal.

Ia berharap semangat solidaritas lintas daerah ini dapat terus hidup dan berkembang menjadi gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah. //

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x