Jelang Nataru, Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan Alat Tangkap Nelayan

2 menit membaca

Sukamara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kembali menggelar Pasar Murah menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini digelar untuk menekan potensi kenaikan harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Usai melakukan panen udang dan penebaran benur udang vaname di Shrimp Estate Berkah, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama rombongan menuju Kantor Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, untuk meninjau Pasar Murah dan layanan Cek Kesehatan Gratis.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Kalteng menyediakan 2.000 paket sembako. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula, dengan nilai total Rp 147.500. Setelah disubsidi Pemprov sebesar Rp 132.500, masyarakat semestinya cukup menebus paket tersebut seharga Rp 15.000.

Namun, melihat tingginya antusiasme masyarakat, Gubernur Agustiar memutuskan menggratiskan seluruh paket sembako yang disediakan pada kesempatan tersebut.

“Yang menerima ini adalah orang yang berhak menerimanya,” tegas Gubernur.

Agustiar menambahkan, Pasar Murah digelar merata di seluruh kabupaten dan kota di Kalteng setiap menjelang hari besar keagamaan untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok yang cenderung naik. Ia menargetkan seluruh paket sembako dapat tersalurkan maksimal pada 20 Desember 2025.

“Untuk meringankan beban kita semua. Harga-harga biasanya melambung mendekati hari besar dan tahun baru. Harapan saya bantuan ini bisa adil untuk semua,” ujar Agustiar.

Sementara itu, Bupati Sukamara Masduki menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pasar Murah dan layanan kesehatan gratis tersebut.

“Ini adalah wujud nyata perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap kesejahteraan masyarakat Sukamara. Terima kasih atas dukungan yang diberikan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kali ini turut diisi dengan penyerahan simbolis Bantuan Pangan Pemerintah (BPP) periode Oktober–November 2025. Setiap paket bantuan berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Total 1.809 paket bantuan dialokasikan untuk Kabupaten Sukamara, dengan rincian: Kecamatan Balai Riam sebanyak 252 paket, Kecamatan Jelai 274 paket, Kecamatan Pantai Lunci 393 paket, Kecamatan Permata Kecubung 231 paket, dan Kecamatan Sukamara 659 paket.

Di Kecamatan Pantai Lunci, bantuan Presiden tersebut disalurkan untuk empat desa: Sungai Pasir, Sungai Cabang Barat, Sungai Tabuk, dan Sungai Damar.

Selain itu, Pemprov Kalteng juga menyerahkan 28 unit alat tangkap jaring gillnet millenium ukuran 3,5 inci kepada KUB Nelayan Bersama di Desa Sungai Pasir sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas nelayan setempat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x